Bacasore.com – Kembalinya video lawas Gus Miftah ke media sosial kembali memancing perhatian publik. Potongan ceramah yang disebut berasal dari sekitar setahun lalu itu viral usai memperlihatkan Gus Miftah membahas tarif pekerja seks komersial (PSK) dan membandingkannya dengan harga suara rakyat dalam momentum politik.
Video tersebut ramai dibagikan ulang di berbagai platform pada Kamis (28/5/2026). Dalam cuplikan yang diunggah akun YouTube @Fell2Games berjudul “Doksli Gus Miftah Hidup Lonte, Hidup Blonde, He Doop Lone Tea Original”, Gus Miftah tampak menyampaikan ceramah dengan gaya khasnya yang santai dan penuh candaan.
Namun, isi ceramah itu justru memicu kontroversi baru. Pasalnya, dalam video tersebut Gus Miftah menyebut tarif PSK lebih mahal dibanding harga suara rakyat yang menurutnya hanya dihargai Rp20 ribu selama lima tahun.
“Lonte paling murah 1 jam Rp200 ribu. Suara rakyat 5 tahun dibeli hanya Rp20 ribu. Berarti lebih mahal suara rakyat apa lont*?” ujar Gus Miftah dalam video yang beredar luas di media sosial.
Jamaah yang hadir kemudian menjawab pertanyaan tersebut dengan teriakan “lont*”. Tak lama setelah itu, Gus Miftah terdengar meneriakkan kalimat “Hidup lont*!” yang langsung menjadi bagian paling ramai diperbincangkan oleh netizen.
Cuplikan video lama tersebut kini kembali viral dan telah ditonton lebih dari satu juta kali. Ribuan komentar pun membanjiri unggahan tersebut, mulai dari kritik hingga sindiran terhadap gaya dakwah Gus Miftah.
Sebagian netizen menilai materi ceramah yang disampaikan tidak pantas diucapkan di forum pengajian. Terlebih, pengajian sering dihadiri berbagai kalangan usia, termasuk anak-anak.
“Ini konsepnya gimana? Gimana kalau ada anak kecil di situ?” tulis akun @medialurus dalam kolom komentar.
Komentar lain juga menyoroti angka tarif PSK yang disebutkan Gus Miftah dalam ceramahnya. Netizen mempertanyakan dari mana angka tersebut berasal.
“Kok tahu harga segitu? Sudah survei kah?” tulis akun @ha**a*16.
Tak sedikit pula yang mengaku prihatin setelah melihat kembali sejumlah video ceramah Gus Miftah yang beredar di media sosial.
“Lihat pengajian Gus Miftah lainnya malah tambah miris,” balas akun @narsahe.
“Pengajian kok kayak gini,” tulis akun lain.













